Wednesday, March 14, 2012

Apa Kata Mata Tentang Kesehatan Anda?

Mata merupakan panca indera manusia yang paling penting. Dapat dibayangkan jika kita mengalami kerusakan mata atau kebutaan.

Namun, mata juga bisa membantu kita untuk mendeteksi berbagai masalah gangguan kesehatan. Berikut ini, beberapa jenis gangguan pada mata yang bisa menjadi sinyal adanya ketidakberesan dalam tubuh, seperti dilansir melalui Huffingtonpost, Senin (12/3).

Ukuran pupil berbeda

Pupil atau lingkaran hitam di tengah bola mata, pada orang normal biasanya simetris. Ukuran dan reaksinya sama saat terkena sinar matahari. Namun, jika salah satu pupil mata Anda terlalu besar atau kecil dari yang lain, mungkin ada terdapat gangguan kesehatan. Para ahli mengklaim bahwa perbedaan pupil dapat menunjukkan bahwa orang tersebut berada pada risiko tinggi mengalami stroke, tumor saraf optik atau tumor otak atau aneurisme otak.

Mata kering

Jika mata Anda selalu kering dan super sensitif terhadap cahaya, bisa jadi itu menjadi sinyal adanya masalah pada sistem kekebalan tubuh Anda, seperti sindrom Sjogren, gangguan sistem imun dimana sel imun menyerang dan menghancurkan kelenjar eksokrin yang memproduksi air mata dan liur. Penyakit ini harus diwaspadai, sebab kondisi ini memengaruhi wanita berusia lebih dari 40 tahun dengan gangguan autoimun, seperti rheumatoid arthitis atau lupus.

Mata berawan atau katarak (cloudy eyes)

Jika mata Anda seakan berkabut dan penglihatan mata Anda terganggu, bisa saja Anda memiliki katarak. Hal ini menyebabkan kekeruhan di lensa dalam mata dan harus dioperasi untuk menormalkan penglihatan. Kondisi ini sering terjadi pada orang lanjut usia. Namun, anak muda juga berisiko dan biasanya disebabkan efek samping dari penyakit diabetes, tumor dan pengonsumsian obat tertentu.

Mata gatal

Meskipun ada banyak hal yang dapat menyebabkan rasa gatal di sekitar mata, alasan yang paling umum dapat menunjukkan adanya reaksi alergi. Mata dan daerah sekitarnya merupakan bagian yang sensitif dan lebih rentan terhadap infeksi dan alergi. Pemicu lain bisa saja dari debu atau bulu binatang.

Jika mata Anda gatal dan merah, coba atasi dengan antihistamin untuk mengurangi kemerahan atau kunjungi dokter untuk dilakukan tes alergi. Jika mata dan kelopak mata Anda bengkak dan sakit, bisa pertanda bahwa Anda kurang tidur.

Mata Abu-abu

Jika mata Anda timbul seperti cahaya cincin di sekitar kornea mata, mungkin Anda mengidap arcus senilis, yang sering dikaitkan dengan kadar kolesterol dan trigliserida yang tinggi, yang bisa menyebabkan risiko penyakit jantung dan stroke. Jika melihat ada cincin berwarna abu-abu yang melingkari mata Anda, segera kunjungi dokter untuk membahas perubahan diet Anda.

Alis mata menipis

Alis mata memang bisa menjadi lebih tipis dengan bertambahnya usia, namun bisa jadi hal ini menandakan adanya disfungsi tiroid. Kehilangan rambut alis bisa menjadi tanda umum dari hipertiroid (tiroid terlalu aktif) atau hipotiroidisme (tiroid tidak terlalu aktif). Tiroid membantu mengatur metabolisme dan hormon tiroid sangat penting untuk produksi rambut. Jika Anda memiliki gejala tersebut, tak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter.

Mata berair

Menurut Larry Benjamin, dokter mata di The Royal College, mata berair kemungkinan besar terdapat infeksi yang disebabkan oleh virus. Jika penglihatan Anda menjadi kabur, bisa jadi Anda mengalami Computer Vision Syndrome (CVS) yang disebabkan kelelahan mata karena memandang layar komputer. Hal ini membuat mata bekerja lebih keras berfokus pada piksel di layar.

Benjolan kuning

benjolan kuning, atau dikenal dengan xanthelasma palpebral, biasanya muncul di kelopak mata dan bisa menjadi sinyal peringatan bahwa kadar kolesterol Anda sangat tinggi. Benjolan ini merupakan timbunan lemak yang mengumpul dan tumbuh di kelopak mata. Berhati-hati, terkadang bencolan ini menjadi tanda awal dari penyakit arteri korener.

Jika Anda melihat ada titik berwarna pada kelompak mata, bintik-bintik cokelat tertentu, segera temui dokter. Bintik tersebut bisa menjadi tanda awal dari kanker kulit, yang biasanya muncul pada bagian bawah kelopak mata dan akan terlihat berwarna kecokelatan dengan pembuluh darah kecil.

Mata berdarah

Jika mata Anda selalu berdarah dengan pembuluh darah yang pecah sehingga membuat mata Anda bernoda kotor dan terasa sakit, ini bisa menjadi sinyal bahwa Anda memiliki tekanan darah tinggi. Tekanan darah tinggi menyebabkan pembuluh darah di retina menjadi kaku dan terpelintir yang menyebabkan mata menjadi merah. Hal ini juga dapat meningkatkan risiko stroke, sehingga harus segara menemui dokter untuk pengobatan.

Bagian mata yang putih berubah jadi kuning

Jika bagian putih mata Anda berubah menjadi kuning dan bukan putih mutiara, ada kemungkinan Anda menderita penyakit kuning, yang berkaitan dengan masalah di hati dan kandung empedu. Perlu dilakukan tes darah untuk mengonfirmasikan penyakit tersebut, jadi jika Anda ragu segera hubungi dokter.

Sumber : ghiboo.com

Monday, March 5, 2012

Premature Ovarian Failure

Wanita menopause, itu pasti. Hilangnya kemampuan reproduksi akibat perubahan hormon seiring penuaan ini, umumnya menimpa wanita usia 45 tahun ke atas. Lantas, bagaimana dengan Amanda Lewis, wanita asal Inggris, yang menopause di usia 13 tahun?

Seperti dikutip mirror.co.uk, Lewis hanya mengalami beberapa kali menstruasi sepanjang hidupnya. "Enam bulan setelah aku memulai periode pubertas, menstruasiku tiba-tiba berhenti. Awalnya aku tak berpikir apa-apa, hanya menduga menstruasi tidak lancar," ujarnya.

Seiring berhentinya periode menstruasi itu, Lewis mulai mengalami perubahan kondisi fisik yang membuat orangtuanya mulai curiga. Ia mengalami kenaikan berat badan hingga hampir dua kali lipat, selalu merasa gerah di malam hari, dan mudah emosi.

"Sementara teman-teman saya sedang menikmati kehidupan remaja normal, saya merasa seperti seorang wanita setengah baya," ujar wanita yang kini berusia 24 tahun itu.

Dokter juga mulanya hanya menganggapnya gangguan menstruasi biasa. "Dokter mengatakan untuk kembali dalam enam bulan, 12 bulan kemudian, lalu 18 bulan kemudian. Tapi aku tetap tak menstruasi lagi," ujarnya.

Dan, kecurigaan orangtuanya terjawab ketika Lewis berusia 20 tahun. Ia didiagnosis premature ovarian failure (POF). "Satu hal yang menempel dalam pikiranku, aku tidak akan pernah memiliki keluarga. Di usia itu saya hancur," ujarnya

Di dunia medis, kasusnya dianggap ekstrim dan langka. Diperkirakan hanya sekitar satu persen wanita mengalami POF yang sulit dijelaskan pemicunya. Dan, hanya sekitar enam persen wanita yang mengalami menopause sebelum usia 40 tahun.

Menopause ditandai dengan perubahan hormonal akibat berkurangnya produksi estrogen. Kondisi ini tak hanya memengaruhi kesuburan, tapi juga meningkatkan risiko tulang rapuh, serangan jantung, dan stroke. Dan, belum ada penjelasan medis yang cukup detail tentang menopause dini.

Sumber : vivanews.com

RIZO membantu meredakan gejala premenopause dan selama menopause seperti gangguan tidur, rasa lelah, gelisah, penurunan daya ingat dan nyeri otot.

Membantu meredakan gejala-gejala yang diakibatkan menurunnya kadar estrogen.

Membantu menjaga kesehatan wanita yang telah menopause.

Baca lebih lanjut....